Apakah Aku Obesitas? Coba Perhatikan Gejalanya

Apakah Aku Obesitas? Coba Perhatikan Gejalanya

By : admin | On : 12 MARET 2019 | 21 VIEWS

Setelah kemarin sempat membahas tentang apa itu obesitas dan berbagai faktor yang dapat menyebabkan obesitas. Kali ini bagaimana jika kita membahas tentang gejala atau tanda bahwa seseorang mengidap obesitas?

Tanda atau Gejala Obesitas

Selain terlihat dari penampilan yang semakin lama semakin gemuk,  ada beberapa tanda yang bisa Anda rasakan akibat dari penambahan berat yang berlebihan. Gejala-gejala tersebut antara lain :

Sesak nafas

Penumpukan lemak disekitar leher dan dada bisa menyebabkan nafas menjadi pendek. Dan ini tentu akan menyulitkan udara yang mengalir masuk maupun keluar dari paru-paru, terutama ketika menjalani aktivitas yang cepat. 

 Nyeri punggung

Nyeri di bagian punggung menjadi salah satu tanda pertama dari obesitas. Tulang sebagai penyangga tubuh mulai rapuh karena bobot tubuh yang semakin berat. Tiga diagnosa yang paling sering ditemui pada pengidap obesitas adalah penyakit degeneratif tulang belakang termasuk kurangnya cairan pada cakram tulang belakang, spondylolisthesis atau selip pada punggung bagian bawah dan kurangnya cairan pada cakram tulang belakang. Juga pecahnya cakram tulang belakang atau herniasi. Jika anda mulai merasakan nyeri punggung karena berat berlebih, ada baiknya Anda segera menemui orthopedi, karena pada pengidap obesitas, resiko ini jauh lebih tinggi.

Mendengkur

Mendengkur atau ngorok disebabkan oleh getaran jaringan lunak di tenggorokan dan leher saat anda menghirup napas. Pengidap Obesitas akan lebih sering mendengkur dibanding  dengan mereka yang memliki berat badan ideal. Obesitas bisa membuat anda berisiko alami Obstructive Sleep Apnea terutama jika ada peningkatan massa pada leher Anda yang disebabkan oleh lemak.

Sakit lutut

Kaki sangat berguna dalam menopang tubuh, namun, bayangkan jika tubuh Anda memiliki berat yang berlebihan. Kerja kaki menjadi lebih keras, bukan? Begitu pula persendian yang ada di kaki, seperti lutut dan pergelangan kaki. Kerja mereka menjadi berlipat-lipat kali lebih keras. Akibat tekanan yang cukup berat, lutut dan pergelangan kaki bisa kaku dan sakit. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, keadaan ini dapat mempengaruhi postur tubuh Anda.

 Menstruasi tidak teratur

Obesitas digadang-gadang menjadi salah satu penyebab tidak lancarnya menstruasi pada perempuan. Adanya lemak ekstra dapat mengganggu keseimbangan hormon pada tubuh, sehingga mengakibatkan siklus haid yang tidak lancar. Dalam beberapa kasus, periode haid dapat tertunda hingga 10 hari. Lainnya? bisa saja tidak haid selama 2 sampai 3 bulan

Selain itu ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menentukan seseorang termasuk dalam obesitas atau tidak. Cara tersebut antara lain dengan mengukur:

  • Body mass index (BMI)
  • Lingkar pinggang
  • Rasio lingkar pinggang dan panggul (RLPP)
  • Tebal lipatan kulit menggunakan alat ukur yang bermakna skinfold
  • Kadar lemak tubuh menggunakan alat bioelectrial impedance analysis (BIA)

Namun, mengukur BMI merupakan cara yang paling sering digunakan karena cukup mudah untuk dilakukan. Perhitungan BMI atau IMT ini berdasar kepada berat badan dan tinggi badan masing-masing individu. Rumus perhitungan BMI adalah:

BMI dapat dimanfaatkan untuk mengukur lemak dalam tubuh. Akan tetapi, BMI tidak secara langsung mengukur lemak tubuh. Contohnya, BMI dari para atlet yang melakukan body building (menambah massa otot) dapat dikategorikan sebagai obesitas karena otot-otot mereka berkembang secara berlebihan untuk terlihat besar dan kuat, walaupun mereka tidak memiliki lemak berlebih.

Oleh karena itu, untuk memastikan apakah Anda mengidap obesitas atau tidak, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda.

Mitra

Contact Us

Desa Semedo RT 05 RW 05 Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, KP 53164
semedomanise@gmail.com
0813-2722-1055

Social Media